Cara Mudah Menyusun Laporan Kepengawasan

Cara Mudah Menyusun Laporan Kepengawasan- Tahun pelajaran 2017/2018 telah berakhir. Berakhir pula tugas kepengawasan periode ini. Kegiatan  yang direncanakan  telah selesai dilaksanakan. Biasanya setumpuk  laporan kepengawasan menanti. Terus mau gimana?

Walaupun ada perbedaan pendapat  mengenai kegiatan kepengawasan, apakah mengikuti tahun anggaran atau tahun pelajaran. Untuk sementara kita tepiskan perbedaan itu. Yuk kita nyusun laporan. Berikut tips menyusun laporan dengan mudah.

Cara Mudah Menyusun Laporan Kepengawasan

  1. Siapkan data-data hasil kepengawasan

Setiap pengawas biasanya ketika melakukan kepengawasan, pembinaan, pemantauan , pembimbingan atau penilaian selalu menyiapkan instrumen. Instrumen yang telah diisi inilah sebagai sumber data utama, selain hasil pengamatan dan studi dokumen serta cara lain  pengambilan data. Baiknya setiap instumen sudah dipisahkan sesuai kegiatannya, agar mudah dalam mencarinya.

  1. Pahami aturan penyusunan laporan

Beberapa regulasi cenderung selalu berubah, pun untuk laporan kepengawasan juga demikian. Perhatikan  buku kerja pengawas tahun 2015, tahun 2017 yang mengacu pada permendikbud no 143 tahun 2014. Untuk pengawas madrasah pahami juga Juklak penyusunan laporan kinerja pengawas sekolah pada madrasah.

  1. Tulislah secara bertahap

Setelah memahamai buku kerja tersebut, coba rangkaikan dengan redaksi standar penulisan laporan sedikit-sedikit. Tulis saja dahulu beberapa paragraf , baru diedit. Ingat sistematikanya sudah jelas pada buku kerja pengawas.

  1. Mulailah dari yang mudah

Tulislah mulai dari  hal-hal yang tidak memerlukan analisis, kemudian ke pengolahan data analisis hasil pembahasan. Bertanyalah kalau kesulitan  mengolah data menggunakan program excel atau e-kepengawasan. tetpai perlu diingat bahwa menggunakan e-kepengawasan juga memerlukan keahlian dalam input data.  Serta ketelitian dalam prosesnya.

  1. Bandingkan dengan yang lain

Perlu juga kiranya kita mencari bahan perbandingan dari laporan kepengawasan orang lain, juga sebagai bahan perbaikan. Sebaiknya hal ini hanya kita jadikan sebagai bagain dari proses penyusunan pelaporan.

Baca Juga :

Cara Mudah Menyusun Laporan Kepengawasan | admin | 4.5