Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah Berdasarkan Hadits Rasul SAW.

Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah Berdasarkan Hadits Rasul SAW.- Melaksanakan shalat merupakan kewajiban bagi seorang Muslim. Diantara shalat yang lima waktu, yang paling berat melaksanakannya adalah shalat shubuh berjama’ah di masjid. Dibalik rasa berat dalam melaksanakannya itu ternyata Allah memberi banyak keutamaan bila melaksanakannya secara berjama’ah di masjid.

Berikut Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah Berdasarkan Hadits Rasulullah SAW.

Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah Berdasarkan Hadits Rasulullah SAW

  1. Allah SWT. Akan memberikan keberkahan

Orang yang melaksankan shalat subuh akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Pelaksanaan shalat subuh secara berjama’ah di masjid telah dido’akan agar medapatkan berkah.  Rasulullah SAW. Telah mendokan dengan sabdanya:

اللهمَّ باركْ لأمتي في بكورِها

Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah)

  1. Allah akan memberikan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.

Ketika seorang muslim akan pergi ke mesjid untuk shalat subuh, sementara kondisi pagi yang dingin, masih gelap dan sebagian orang sedang terlelap tidur. Allah SWT akan memberikan kabar gembira untuk mereka dengan cahaya sempurna pada hari kiamat. Dalam Hadits Rasulullah SAW  disebutkan:

عن بريدة الأسلمي رضي الله عنه عن النبي – صلى الله عليه وسلم قال :بشِّرِ المشَّائين في الظُّلَم إلى المساجد بالنور التام يوم القيامة

Dari Buraidah al-Aslami RA dari Nabi SAW. bersabda: “Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

  1. Mendapatkan ganjaran shalat malam sepenuh waktunya.

Mungkin kita sulit untuk  melakukan shalat malam atau tahajud sepenuh malam. Walaupun seperti itu , pahala melakukan shalat malam sepenuh waktu malam dapat kita peroleh dengan melakukan shalat Subuh secara berjamaah, seperti dalam hadits Rasulullah SAW :

مَن صلى العشاء في جماعة، فكأنما قام نصف الليل، ومن صلى الصبح في جماعة، فكأنما صلَّى الليلَ كلَّه

“Barang siapa yang melakukan shalat Isya berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat setengah malam. Barang siapa yang melakukan shalat Subuh berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat malam sepanjang waktu malam itu.”(HR. Muslim, dari Utsman bin Affan RA)

  1. Allah akan memberikan jaminan.

Orang yang melaksanakan shalat Subuh dengan sempurna, antara lain dengan melaksanakannya berjamaah, maka dia berada dalam jaminan dan perlindungan Allah  SWT., Dengan demikian, maka orang  yang berada dalam perlindungan Allah, orang itu tidak boleh disakiti, orang yang berani mencelakakannya terancam dengan azab yang pedih, sebab dia telah melanggar perlindungan yang Allah berikan kepada orang tadi, dalam haditsnya, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَن صلَّى الصبح، فهو في ذمة الله، فلا يَطلُبَنَّكم الله من ذمَّته بشيء؛ فإن من يطلُبهُ من ذمته بشيء يدركه، ثم يَكُبه على وجهه في نار جهنم

“Barang siapa yang melaksanakan shalat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan sampai Allah menuntut kalian sesuatu apa pun pada jaminan-Nya. Karena barangsiapa yang Dia tuntut pada jaminan-Nya, pasti Dia akan mendapatkannya. Kemudian dia akan ditelungkupkan pada wajahnya di dalam Neraka.” (HR. Muslim, dari Jundubibn Abdillah al-Bajali RA)

  1. Allah akan membebaskan dirinya dari sifat orang munafik.

Diantara kita ingin  untuk terhindar dari penyakit munafik. Para ulama terdahulu senantiasa takut dan khawatir terjangkiti sifat munafik.  Untuk itu , tidakkah kita seharusnya lebih layak untuk khawatir terhadap sifat munafik ini.Shalat Subuh secara berjamaah adalah salah satu upaya yang bisa kita tempuh agar bisa terhindar dari terjangkit penyakit kemunafikan itu, dalam sebuah hadit sdisebutkan:

ليس صلاة أثقل على المنافقين من الفجر والعشاء، ولو يعلمون ما فيهما، لأتَوهما ولو حبوًا، ولقد هممتُ أن آمُرَ المؤذِّن فيُقيم، ثم آخُذَ شُعلاً من النار، فأحرِّقَ على من لا يخرج إلى الصلاة بعد

“Tidak ada Shalat yang lebih berat (dilaksanakan) bagi orang munafik daripada shalat Subuh dan Isya. Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak. Sungguh aku telah hendak memerintahkan kepada petugas azan untuk iqamat (Shalat) kemudian aku mengambil bara api dan membakar (rumah) orang yang belum tidak keluar melaksanakan Shalat (di masjid).” (HR. Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah)

Baca juga : 5 Cara Mudah Menghafal Al-Quran

  1. Malaikat ikut menyaksikan Jamaah shalat Subuh

Rasulullah SAW.  bersabda:

يتعاقبون فيكم ملائكةٌ بالليل وملائكةٌ بالنهار، ويجتمعون ف ي صلاة الفجر وصلاة العصر، ثم يعرُجُ الذين باتوا فيكم، فيسألهم ربُّهم – وهو أعلم بهم: كيف تركتم عبادي؟ فيقولون: تركناهم وهم يصلُّون، وأتيناهم وهم يصلون.

“­Malaikat bergantian melihat kalian pada siang dan malam. Para malaikat itu bertemu di shalat Subuh dan shalat Ashar. Kemudian yang bermalam dengan kalian naik (ke langit) dan ditanya oleh Rabb mereka, dan Dia lebih tahu keadaan hamba-hambanya, Bagaimana kondisi hamba-hambaku ketika kalian tinggalkan?’ Para malaikat menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami mendatangi mereka dalam keadaan shalat.” (HR. Bukhari-Muslim)

  1. Allah akan memberikan pahala haji atau umrah bila berzikir hingga terbitnya matahari.

Hadits dariAnas ibn Malik Radhiallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَن صلى الغداة في جماعة، ثم قعد يذكر الله حتى تطلع الشمس، ثم صلى ركعتين، كانت له كأجر حجة وعمرة تامة، تامة، تامة

“Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah kemudian dia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lantas shalat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi)

Semoga artikel  ini memotivasi Anda untuk senantiasa bisa menjaga shalat Subuh secara berjamaah. Amiin.

Baca lainnya : 7 Sunnah di Hari Jum’at , Apa Saja?

Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah Berdasarkan Hadits Rasul SAW. | admin | 4.5