Persiapan untuk Menguliahkan Anak di Luar Negeri

ilustrasi kuliah diluar negeri photo created by pressfoto – www.freepik.com
image source : freepik.com

Tak jarang sebagian orang tua yang memiliki impian untuk dapat menguliahkan anak di luar negeri. Selain memiliki kebanggaan tersendiri, memudahkan anak diterima di perusahaan-perusahaan besar dan ternama juga menjadi alasannya.

Menguliahkan Anak di Luar Negeri

Akan tetapi, menguliahkan anak ke luar negeri bukanlah perkara mudah. Iya, tentunya harus memiliki persiapan yang matang, salah satunya adalah biaya. Beberapa biaya tersebut meliputi:

  • Biaya kuliah. Biaya kuliah seperti buku, uang masuk, semester, atau lain sebagainya bukan tidak mungkin akan jauh lebih mahal daripada biaya yang ditawarkan oleh universitas luar negeri, terlebih jika universitas tersebut unggulan.
  • Biaya hidup. Biaya tempat tinggal anak Anda pun juga harus dipertimbangkan. Meskipun ada universitas yang menyediakan asrama, namun terkadang asrama tersebut masih dibebankan biaya. Tidak hanya tempat tinggal, tetapi juga biaya makan, transportasi, dan pakaian pun juga sepatutnya dipertimbangkan.
  • Biaya lain-lain. Dalam biaya ini bisa mencakup biaya pembuatan visa, pembelian asuransi kesehatan, dan tiket keberangkatan.
    Meningkatnya biaya pendidikan di luar negeri tidak lain karena nilai mata uangnya relatif lebih tinggi dibandingkan di dalam negeri. Inflasi juga tak khayal menjadi pemicunya.

Mengingat tingginya penawaran biaya kuliah di luar negeri, Anda diharapkan memiliki strategi yang tepat untuk menyiasatinya. Dengan cara apa? Melakukan perencanaan keuangan.

Reksadana

Anda bisa memilih investasi dengan tipe reksadana saham. Mengapa? Iya, alasannya tidak lain karena Anda bisa mendapatkan potensi imbal balik kurang lebih sekitar 25%.

Lihat ilustrasi di bawah!

Jika Anda berinvestasi sebesar Rp 500 ribu per bulan atau Rp 6.000.000 per tahun dan dengan potensi return sekitar 25%. Berapa imbal hasil yang akan Anda terima setelah 20 tahun?

Investasi 20 tahun

Ternyata hanya dengan menyisihkan dana sebesar Rp 500 ribu per bulan, dalam jangka waktu 20 tahun Anda dapat memperoleh imbal hasil sebesar Rp 2.572.050.000.

Asuransi pendidikan

Selain rencana keuangan di atas, Anda juga bisa memilih asuransi pendidikan untuk mengalihkan mahalnya biaya kuliah anak Anda.

Note: Semakin kecil imbal hasil yang akan didapatkan akan semakin kecil pula resiko yang mungkin dihadapi. Begitu pun sebaliknya, semakin besar imbal hasil yang akan didapatkan akan semakin besar pula resiko yang akan diterima.

Kelemahan masing-masing rencana keuangan

Reksadana

  • Tidak dijamin. Jika terjadi krisis ekonomi atau perusahaan yang mengeluarkan saham bangkrut, maka Anda pun akan mengalami kerugian.

Asuransi pendidikan

  • Premi mahal. Semakin besar imbal hasil yang ingin didapatkan, maka premi yang ditawarkan pun akan semakin tinggi.

Dari informasi di atas dapat ditarik kesimpulan terhadap beberapa persiapan yang bisa Anda lakukan untuk menguliahkan anak ke luar negeri.

Riset negara tujuan. Hal ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, dan biaya penunjang lainnya. Pastikan untuk mengetahui pula berapa besar inflasi yang ditawarkan di negara tujuan tiap tahunnya.

Lakukan perencanaan keuangan. Setelah mengetahui berapa besar dana yang harus Anda anggarkan, selanjutnya adalah melakukan perencanaan keuangan yang tepat. Jika Anda bingung menentukan perencanaan keuangan yang tepat, Anda bisa meminta bantuan dari financial planner.

Kemudian kami menyarankan untuk membaca juga Amankah Reksadana untuk Pendidikan Anak

Itulah Persiapan untuk Menguliahkan Anak di Luar Negeri semoga dapat Bermanfaat untuk teman-teman semua | Pendidikangratis.com
Share on: