Risiko Asuransi Pendidikan Anak ; Tidak Diungkap Agen

Risiko Asuransi Pendidikan Anak ; Tidak Diungkap AgenPerkembangan dunia yang semakin pesat dari setiap aspeknya menuntut kita untuk terus mengupayakan kehidupan yang lebih baik. Termasuk bagaimana kita menyiapkan pendidikan buat anak-anak.  Juga dalam memilih pengelolaan keuangan dalam pembiayaan pendidikan anak-anak.

Semakin banyak masyarakat  dalam pengelolaan keuangannya dengan  memilih asuransi pendidikan.  Tentu saja juga sebelumnya banyak yang sudah mengambil tabungan pendidikan.

Dengan mengambil asuransi pendidikan, masyarakat ingin menyiapkan dana pendidikan anak dan adanya tambahan proteksi jika terjadi risiko nantinya.  Banyaknya yang memilih asuransi pendidikan ini karena semakin besarnya biaya pendidikan.

Risiko yang akan terjadi merupakan bagian lain dari manfaat sebuah produk asuransi. Berikut bebrapa risiko  asuransi yang jarang diungkap para agen asuransi pendidikan.

Risiko Asuransi Pendidikan Anak ; Tidak Diungkap Agen

1. Dalam asuransi pendidikan, ketika Anda menyetor dana tunai ( uang ), maka perusaan tersebut akan menginvestasikannya pada instrumen yang mungkin mempunyai risiko. Mungkin  menginvestasikan ke saham, obilgasi atau lainnya. Bisa jadi yang diinvesatikan tepat maka membeli asuransi pendidikan bisa menjadi langkah yang baik  untuk Anda jalankan. Tetpai ketika sebaliknya, bisa jadi uang yang Anda setorkan menjadi berkurang atau bisa jadi habis.

2. Perlu diketahui, bahwa ketika Anda membeli asuransi pendidikan, maka bisnis utamanya adalah asuransi sehingga akan ada banyak potongan biaya untuk produk ini. Sebab uang yang disetor akan dipotong untuk berbagai macam biaya dan komisi.

Hal ini akan terjadi 5 tahun pertama. Karena besarnya potongan, maka dana untuk investasi menjadi sedikit. Maka Anda harus mengetahui bahwa dana yang disimpan pada 5 tahun pertama akan sangat sedikit jumlahnya.

3. Premi yang dibayarkan lebih lama dari janji yang diberikan. Ini tergantung dari untung tidaknya investasi yang dilakukan oleh perusahaan. Kemungkinan jika hasil keuntungan investasi sesuai dengan perkiraan, maka masa pembayaran mungkin bisa dipersingkat. Sebaliknya apabila hasil investasi tidak sesuai, maka orang tua harus membayar lebih lama.

4. Anda harus mengetahui bahwa  uang premi terbagi untuk investasi. Oleh karean itu maka Uang Pertanggungan menjadi relatif kecil.

Asuransi pendidikan akan menyiapkan  uang pertanggungan apabila orang tua meninggal dunia. Anda harus tahu bahwa  jumlah uang pertanggungan yang akan diterima anak nantinya. Seharusnya Anda  fokus juga pada nilai investasi yang bisa dicapai.

Baca Juga :

5. Anda harus mngetahui juga salah pilih Instrumen Investasi akan membuat realisasi hasil investasi jauh di bawah ilustrasi awal.

Biasanya  , uang yang disetor pada asuransi pendidikan akan diinvestasikan  pada jenis investasi untuk mengejar target dana pendidikan. Tetapi , agen asuransi kadang  memilihkan jenis investasi yang mempunyai return yang tinggi.  Kesalahan dalam pemilihan jenis investasi kemungkinan besar akan menimbulkan kegagalan dalam mencapai target dana pendidikan.

6. Banyak dari Anda dan orang tua Tidak Membaca Polis dengan Teliti . Karena perlu dipahami bahwa Isi polis asuransi menjadi dasar yang legal dari setiap tindakan yang terkait dengan asuransi, oleh karena itu Anda sebagai  orang tua yang ingin menempatkan dana pendidikan untuk anaknya di asuransi pendidikan, sudah seharusnnya  membaca dan memahami semua isi polis dengan teliti dan cermat.

Demikian beberapa risiko yang biasanya tidak disampaikan agen asuransi ketika mencoba  merekrut dan memberikan pemahaman kepada Anda ketika menawarkan sebuah produk asuransi pendidikan. Untuk itu, mari pahami risiko tersebut, agar tujuan pengelolaan keuangan untuk dana pendidikan tidak gagal.

Semoga tulisan ini bermafa’at.

Baca juga :

Risiko Asuransi Pendidikan Anak ; Tidak Diungkap Agen | admin | 4.5