4 Strategi Investasi Dana Pendidikan, Mana yang Terbaik?

Investasi dana pendidikan merupakan salah satu dari bagian perencanaan yang orang tua lakukan. Mahalnya biaya pendidikan tiap tahunnya merupakan salah satu alasan hal ini dilakukan.

Orang tua harus jeli melihat berapa perkiraan biaya pendidikan ketika anaknya akan mulai sekolah. Uang sekolah akan terus naik tiap tahunnya,hal ini membuat strategi dan perencanaan keuangan harus tepat.

Strategi untuk Investasi Dana Pendidikan

Saat ini sendiri ada banyak strategi untuk memenuhi biayapendidikan. Dari mulai menabung atau melakukan investasi. Tren penggunaan investasi pun makin ramai, cara ini dinilai bisa memenuhi apa yang dibutuhkan.

Apalagi saat ini, produk investasi dana pendidikan juga ada banyak jenisnya. Berikut adalah beberapa produk yang bisa Anda coba untuk memenuhi dana pendidikan yang Anda butuhkan.

Baca Juga : Belajar Investasi Saham untuk Mahasiswa dan Pelajar Secara Singkat

1. Tabungan Pendidikan

Cara paling mudah dan masih banyak orang lakukan untuk memenuhi biaya sekolah adalah dengan menggunakan tabungan pendidikan. Untuk sebagian orang, cara menabung ini lebih menguntungkan. Keuntungannya juga bisa langsung digunakan.

Alokasi biayanya pun jelas. Jenis investasi dana pendidikan ini cocok untuk mengelola biaya sekolah yang sedang berjalan, seperti membayar uang bulanan, keperluan buku, biaya les, dan lainnya.

Kelemahan dari cara ini adalah tidak menguntungkan untuk investasi jangka panjang. Jika digunakan untuk perencanaan yang waktunya masih lama, misal perencanaan masa SMA ketika anak masih SD.

Salah satu alasan mengapa cara ini kurang efektif adalah karena imbal hasil tahunan yang tidak begitu besar. Nilainya masih terlalu kecil jika dibandingkan kenaikan uang sekolah tiap tahunnya.

2. Deposito

Selain tabungan pendidikan, cara lain yang orang lakukan guna memenuhi kebutuhan biaya pendidikan adalah menggunakan deposito. Dibanding tabungan pendidikan, deposito lebih menguntungkan karena imbal hasil tiap tahun yang lebih tinggi.

Dengan menggunakan deposito, maka setidaknya Anda akan mendapatkan 4 sampai 6 persen tiap tahunnya. Sebenarnya, cara ini juga kurang efektif jika digunakan untuk perencanaan biaya pendidikan jangka panjang.

Namun, investasi dana pendidikan menggunakan deposito bisa Anda lakukan untuk pembiayaan jangka pendek. Cara ini bisa Anda lakukan untuk memastikan biaya pendidikan anak aman untuk tiap jenjangnya.

3. Emas

Investasi pada emas memang masih menjadi salah satu primadona. Termasuk jika Anda ingin membuat investasi dana pendidikan. Nilai return emas memang tidak begitu besar, namun nilai emas cukup stabil.

Nilai emas juga tahan terhadap beberapa faktor ekonomi seperti inflasi misalnya. Dengan kestabilan ini, investasi pada emas relatif lebih aman untuk menjamin dana pendidikan anak Anda.

Emas juga merupakan pilihan yang cocok jika Anda ingin melakukan investasi jangka panjang. Sehingga, menggunakan instrumen ini juga cocok jika Anda ingin merencanakan pendidikan anak di masa yang akan datang.

4. Reksadana

Untuk Anda yang ingin melakukan investasi tetapi bingung dengan pengelolaannya, maka reksadana merupakan pilihan yang pas. Reksa Dana sendiri merupakan kumpulan dana investor yang akan dikelola oleh manajer investasi.

Nantinya, semua dana tersebut akan disimpan pada berbagai instrumen yang ada. Reksadana juga bisa kamu sesuaikan dengan tujuan investasi Anda. Misal, jika Anda ingin membuat investasi dana pendidikan.

Nantinya akan dihitung berapa biaya yang Anda butuhkan? Kapan biaya tersebut harus terkumpul? berapa uang yang bisa Anda tabung tiap bulan? berapa nilai return? dan lainnya.

Penggunaan reksadana lebih efektif untuk perencanaan jangka panjang. Meski demikian, penggunaan untuk rencana jangka pendek juga bisa dilakukan, hanya tinggal menyesuaikan dengan instrumen yang akan digunakan.

Selain itu, pembelian reksadana juga cukup fleksibel, Anda bisa membelinya kapanpun. Platform untuk membelinya juga sudah banyak saat ini. Harga dari reksadana in juga cukup terjangkau.

Strategi Investasi Mana yang Bisa Anda Gunakan?

Baca juga : Pentingnya Asuransi Pendidikan Anak

Dari sekian banyak cara untuk melakukan investasi, mungkin Anda juga akan bertanya mana investasi dana pendidikan yang paling cocok? Hal tersebut bisa terjawab dengan melihat seperti apa tujuan Anda.

Target dan tujuan investasi ini akan menentukan strategi apa yang tepat untuk Anda lakukan. Jika target Anda adalah merencanakan uang kuliah, ketika anak masih SD maka penggunaan Reksadana bisa Anda lakukan.

Namun jika target Anda adalah untuk membayar uang tahunan sekolah maka menggunakan deposito akan lebih efektif. Penentuan target dan tujuan tiap orang tentu akan berbeda, karena akan menyesuaikan dengan apa yang mereka butuhkan.

Penyusunan target dan tujuan ini juga akan memperhitungkan banyak hal. Itulah mengapa memiliki target menjadi penting untuk menyusun strategi investasi dana pendidikan anak Anda.

 

Kemudian kami menyarankan untuk membaca juga +7 Bahas Asuransi Pendidikan Secara Tuntas, Cek Disini !

Itulah 4 Strategi Investasi Dana Pendidikan, Mana yang Terbaik? semoga dapat Bermanfaat untuk teman-teman semua | Pendidikangratis.com
Share on: