Tugas dan Fungsi Guru Menurut Regulasi

Tugas dan Fungsi  Guru Menurut Regulasi- Dalam proses pendidikan, guru merupakan salah satu komponen utama, dimana guru memegang peranan yang sangat penting dalam penyelengaraan pendidikan formal pada khususnya. Demi terselenggaranya pendidikan yang efektif, guru sebagai bagian di dalamnya dituntut untuk memiliki kualifikasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sesuai peraturan serta menguasai kompetensi pedagogik, profesionalisme, kepribadian dan sosial seperti yang diatur dalam Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Selain tuntutan tersebut, lebih jauh guru berkewajiban untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pelaksana pendidikan tersebut.

Tugas dan Fungsi  Guru Menurut Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku

Tugas dan fungsi guru ini didasarkan kepada beberapa pedoman dan peraturan perundangan yang masih berlaku, diantaranya :

TUGAS GURU :

Tugas guru ini telah dijelaskan dalam Bab XI Pasal 39 Ayat (2) UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 20 UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Pasal 52 PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru,yaitu :

  1. Merencanakan pembelajaran;
  2. Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu;
  3. Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran;
  4. Membimbing dan melatih peserta didik / siswa;
  5. Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
  6. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok yang sesuai; dan
  7. Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan.

Baca juga :

Selain itu , tugas guru secara lebih terperinci dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional  No. 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, yaitu :

  1. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan;
  2. Menyusun silabus pembelajaran;
  3. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP);
  4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran;
  5. Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran;
  6. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaaran di kelasnya;
  7. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran;
  8. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi;
  9. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggungjawabnya (khusus guru kelas);
  10. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/ madrasah dan nasional;
  11. Membimbing guru pemula dalam program induksi;
  12. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran;
  13. Melaksanakan pengembangan diri
  14. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif; dan
  15. Melakukan presentasi ilmiah.

Baca Juga :  Apa Saja Persiapan Masuk Sekolah?

FUNGSI GURU :

Fungsi guru ini juga termasuk kategori dalam tugas guru yang telah diuraikan di atas, namun terdapat beberapa fungsi lain yang dijelaskan dalam poin d dan e Pasal 20 UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta poin a, b dan c Pasal 40 Ayat (2) UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu :

  1. Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa;
  2. Menjunjung tinggi peraturan  perundang-undangan, hukum, dan kode etik guru, serta nilai-nilai agama dan etika;
  3. Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis;
  4. Memelihara komitmen secara profesional  untuk meningkatkan  mutu pendidikan; dan
  5. Memberi teladan dan menjaga nama baik  lembaga, profesi,  dan kedudukan sesuai dengan  kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Uraian tersebut merupakan pemahaman penulis terhadap perundang-undangan terkait. Sehingga untuk lebih jelasnya tentu saja dapat dilihat dari sumber aslinya. Hal yang paling penting adalah bagaimana pemahaman tersebut dapat dilaksankan sepenuh hati oleh setiap insan guru dalam mengarungi dunia pembelajaran.

Baca juga :

Tugas dan Fungsi Guru Menurut Regulasi | admin | 4.5